Memanusiakan manusia berarti menempatkan kehidupan dan martabat manusia di atas ego, emosi, dan keinginan untuk memenangkan perdebatan. Pelajaran yang Tidak Boleh Terulang, kasus almarhum Yurizal seharusnya menjadi pelajaran yang serius. Bukan untuk mencari siapa yang paling bersalah. Bukan pula untuk mempertentangkan pasien dengan tenaga medis.
Yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki cara berkomunikasi. Rumah sakit perlu memperkuat mekanisme komunikasi dan pengaduan pasien. Tenaga kesehatan perlu mendapatkan penguatan komunikasi empatik, pengelolaan konflik, dan literasi digital. Institusi pendidikan kesehatan perlu memberikan perhatian lebih besar pada kemampuan komunikasi interpersonal dan etika bermedia sosial.
Masyarakat pun perlu membangun budaya kritik yang sehat. Sebab tujuan akhirnya bukan memenangkan perdebatan. Tujuan akhirnya adalah memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang baik, tenaga kesehatan tetap dihormati, dan kepercayaan publik tetap terjaga.
Kita tidak perlu menunggu persoalan berikutnya menjadi viral untuk kembali berbicara tentang empati. Kita juga tidak perlu menunggu kegaduhan berikutnya untuk menyadari bahwa setiap kata di ruang digital memiliki konsekuensi.
Teknologi boleh semakin cepat. Media sosial boleh semakin luas. Sistem kesehatan boleh semakin modern. Tetapi nilai kemanusiaan harus tetap menjadi fondasinya. Di balik pasien ada manusia. Di balik tenaga kesehatan ada manusia. Di balik keluarga yang sedang berduka juga ada manusia.
Karena itu, komunikasi kesehatan harus kembali kepada hakikatnya komunikasi antarmanusia.Empati bukan berarti membenarkan semua hal. Empati bukan berarti menghapus profesionalisme. Sebaliknya, empati adalah salah satu bentuk profesionalisme yang paling nyata ketika sebuah profesi berhadapan dengan manusia dalam kondisi rentan. Kasus almarhum Yurizal semestinya menjadi pengingat bagi kita semua: jangan sampai cara kita menjelaskan persoalan justru menciptakan persoalan baru. Jangan sampai cara kita membela profesi justru memperlemah kepercayaan terhadap profesi itu sendiri.






