BeritaMentawaiPadangPeristiwa

Dramatis! Ibu Melahirkan di Atas KMP Ambu-Ambu, Tim SAR Padang Siaga Jemput hingga Dermaga Bungus

×

Dramatis! Ibu Melahirkan di Atas KMP Ambu-Ambu, Tim SAR Padang Siaga Jemput hingga Dermaga Bungus

Sebarkan artikel ini
Ibu
Dramatis! Ibu Melahirkan di Atas KMP Ambu-Ambu, Tim SAR Padang Siaga Jemput hingga Dermaga Bungus. ist/Basarnas

PADANG, HANTARAN.Co — Detik-detik menegangkan terjadi di tengah pelayaran KMP Ambu-Ambu dari Sikakap, Kepulauan Mentawai, menuju Bungus, Padang, Jumat (8/8/2026) dini hari. Seorang penumpang perempuan yang tengah dalam perjalanan tiba-tiba harus menghadapi proses persalinan di atas kapal.

Peristiwa tersebut memicu permintaan evakuasi medis kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang. Beruntung, persalinan berlangsung selamat dengan bantuan tenaga perawat yang berada di atas kapal.

Penumpang tersebut diketahui bernama Berlisnda Tri Yulia Hulu. Informasi mengenai kondisi darurat itu diterima Kantor SAR Padang pada Kamis (7/8/2026) sekitar pukul 20.08 WIB dari Kasubsi Operasi Mentawai.

Baca juga : Propam Polda Sumbar Diperintahkan Selidiki Kasus Perwira Polisi yang Viral di Media Sosial

Saat menerima laporan, posisi KMP Ambu-Ambu berada di koordinat 01°50’24.07″ LS dan 100°17’20.95″ BT, atau sekitar 50,5 nautical mile dari Pelabuhan Bungus.

Tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) untuk memastikan komunikasi dengan kapal sekaligus menyebarluaskan informasi terkait kondisi penumpang.

Pada pukul 20.15 WIB, koordinasi juga dilakukan dengan pihak ASDP Bungus. Saat itu, korban masih menjalani proses persalinan dan mendapatkan penanganan dari perawat yang berada di atas kapal.

Baca Juga  Jembatan Siguntur – Siluluak Sepanjang 150 Meter Telan Dana Rp.21,7 M Mulai Dikerjakan

Sekitar pukul 20.41 WIB, kabar melegakan diterima. Petugas ASDP memperoleh informasi dari nakhoda KMP Ambu-Ambu bahwa penumpang tersebut telah melahirkan bayinya dalam keadaan selamat.

Dramatis! Ibu Melahirkan di Atas KMP Ambu-Ambu

Meski proses persalinan berhasil dilalui, kondisi ibu dan bayi tetap membutuhkan penanganan medis setibanya di darat. Nakhoda kapal kemudian memastikan pelayaran tetap dilanjutkan menuju Dermaga ASDP Bungus, Padang.

Permintaan berikutnya datang sekitar pukul 21.32 WIB. Pihak kapal membutuhkan bantuan tim untuk mengevakuasi penumpang dari kapal menuju ambulans setelah kapal tiba di dermaga. Kapal diperkirakan tiba sekitar pukul 04.00 WIB.

Merespons kebutuhan tersebut, Kantor SAR Padang pada pukul 21.45 WIB mengerahkan tim rescue bersama ABK KN SAR Yudhistira. Sebanyak sembilan personel diberangkatkan menuju Dermaga Bungus untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Tim tiba di Dermaga Bungus sekitar pukul 22.41 WIB. Selanjutnya, personel melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta mempersiapkan peralatan dan kebutuhan medis untuk menyambut kedatangan kapal.

Baca Juga  Wali Kota Mendukung Penuh Pantai Kata Menuju Pariwisata Halal Berbasis Digital

Sekitar pukul 03.48 WIB, KMP Ambu-Ambu akhirnya sandar di Dermaga Bungus. Tim SAR langsung melakukan evaluasi terhadap kondisi penumpang sebelum proses evakuasi dilakukan.

Pada pukul 04.25 WIB, proses evakuasi dinyatakan selesai. Penumpang kemudian dibawa menuju RS Yos Sudarso Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Setelah seluruh rangkaian operasi selesai, pada pukul 04.35 WIB tim SAR bersama seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing. Operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup.

Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Padang mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, ambulans, peralatan medis, peralatan mountaineering, dan peralatan komunikasi.

Operasi melibatkan sejumlah unsur, yakni Basarnas, ASDP, KSOP, Distrik Navigasi, serta RS Yos Sudarso.

Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 3 knot dari arah tenggara. Ketinggian gelombang berada pada kisaran 0,75 hingga 1 meter.

Persalinan yang berlangsung di tengah perjalanan laut itu akhirnya berujung lega. Di tengah gelombang pelayaran, seorang ibu berhasil melahirkan dengan selamat, sebelum akhirnya dievakuasi tim SAR untuk mendapatkan penanganan medis di darat.