Sumbar

Pemda Pesisir Selatan Dinilai Belum Maksimal Wujudkan Visi Misi

×

Pemda Pesisir Selatan Dinilai Belum Maksimal Wujudkan Visi Misi

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HANTARAN.co–— Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ke-78 yang jatuh pada 15 April seharusnya tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut dinilai penting sebagai bahan refleksi dan evaluasi terhadap capaian pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan oleh pengamat kebijakan publik, Prof. Dr. Rodi Chandra, yang menyoroti belum optimalnya implementasi visi dan misi pemerintahan daerah saat ini.

Menurutnya, hari jadi daerah semestinya menjadi titik kilas balik atas program yang telah direncanakan dalam visi-misi kepala daerah, sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap perkembangan, keberlanjutan, dan kemajuan Pesisir Selatan.

Baca Juga  Lagi, Enam Orang Warga Pessel Terpapar Covid-19

“Momentum hari jadi jangan hanya sekadar peringatan setiap tahun. Ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah terhadap apa yang sudah dan belum dicapai,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, khususnya bagi pemerintahan saat ini, peringatan HUT daerah harus menjadi momentum penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Rodi menilai, setelah lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dengan sejumlah jargon seperti “Nagari Pandai”, “Nagari Mangaji”, “Nagari Kanyang”, dan “Nagari Sehat”, implementasi program tersebut belum terlihat jelas di lapangan.

Baca Juga  Koalisi Desak Gubernur Sumbar Lindungi Ruang Hidup Masyarakat Mentawai

“Secara konsep mungkin sudah ada, tetapi sampai hari ini belum terlihat arah dan target yang jelas. Bahkan, kerangka dasar dari jargon tersebut belum mampu diterjemahkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) ke dalam program kerja yang konkret,” katanya.