Payakumbuh

ASN Payakumbuh Diminta Tak Lengah Hadapi Skema Baru Penilaian Ombudsman

×

ASN Payakumbuh Diminta Tak Lengah Hadapi Skema Baru Penilaian Ombudsman

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Hantaran.co- Pemerintah Kota Payakumbuh diingatkan untuk tidak terlena dengan capaian membanggakan dalam pelayanan publik. Meski telah empat tahun berturut-turut meraih predikat zona hijau dari Ombudsman RI, jajaran aparatur sipil negara (ASN) diminta tetap waspada menghadapi perubahan sistem penilaian ke depan.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, menegaskan hal tersebut saat membuka Sosialisasi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 di Aula Jos Rizal Zain, Balaikota Payakumbuh, Kamis (23/4/2026) malam.

“Alhamdulillah, tahun 2024 kita memperoleh nilai 97,60 dengan kualitas tertinggi. Namun perlu diingat, mempertahankan jauh lebih sulit daripada meraih. Jangan sampai kita lengah, apalagi sekarang regulasi berubah total dari penilaian kepatuhan menjadi penilaian maladministrasi. Ini tentu menjadi tantangan baru,” ujar Elzadaswarman di hadapan 135 peserta yang terdiri dari kepala perangkat daerah, direktur RSUD, kepala puskesmas, hingga lurah se-Kota Payakumbuh.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Pelayanan Publik, Siap Hadapi Penilaian Maladministrasi Ombudsman

Ia menegaskan, ke depan Pemko Payakumbuh tidak hanya menargetkan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat, tetapi juga berambisi meraih posisi terbaik secara nasional. Untuk itu, seluruh ASN diminta terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita lakukan perubahan secara berkelanjutan. Jangan sampai masyarakat dipersulit oleh prosedur yang berbelit-belit,” tegasnya.

Elzadaswarman juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi yang berlaku. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh perangkat daerah untuk memahami perbedaan dimensi, variabel, dan indikator dalam sistem penilaian terbaru.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Matangkan Pemanfaatan Tambahan TKD Rp116 Miliar untuk Prioritas Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi