Lima Puluh Kota, Hantaran.co — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pengukuhan 13 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Lima Puluh Kota yang digelar di kantor DPC, Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, Kamis (30/4/2026). Momentum ini menjadi penegasan bahwa mesin partai mulai dipanaskan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lima Puluh Kota, Siska, didampingi Sekretaris Muhammad Joni Dt. Bosa Nan Panjang serta Bendahara Sastri Andiko Dt. Putiah dalam pidatonya menegaskan bahwa PAC merupakan ujung tombak perjuangan partai. Dari kecamatan-kecamatan inilah denyut nadi partai benar-benar terasa oleh rakyat.
“PAC adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pengurus yang hari ini dilantik memikul amanah besar, untuk menjaga marwah partai, merawat kepercayaan rakyat, serta menggerakkan kerja-kerja politik yang nyata,” tegasnya.
Ia mengingatkan, kehadiran partai tidak boleh sebatas momentum pemilu semata. Lebih dari itu, kader harus hadir dalam setiap denyut persoalan masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya hadir saat pemilu. Saat masyarakat kesulitan ekonomi, kita harus ada. Saat petani butuh perhatian, kita hadir. Ketika generasi muda membutuhkan ruang berkembang, kita juga harus hadir. Bahkan ketika rakyat membutuhkan suara di tengah ketidakadilan, PDI Perjuangan harus berdiri paling depan,” ujar Siska penuh penekanan.
Dalam arahannya, Siska mengajak seluruh pengurus PAC yang baru dikukuhkan untuk bergerak dengan tiga semangat utama, yakni gotong royong, disiplin organisasi, dan turun langsung ke tengah masyarakat.
Menurutnya, kekompakan menjadi fondasi utama dalam membesarkan partai. Ego pribadi harus dikesampingkan demi kepentingan rakyat. Di sisi lain, disiplin dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai menjadi kunci menjaga kekuatan organisasi. Yang tak kalah penting, kader diminta aktif turun ke lapangan, bukan hanya sibuk di ruang rapat.





