“Masukan terkait isu politik uang, hoaks, dan politisasi SARA sangat penting untuk menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan undang-undang Pemilu ke depan,” tuturnya.
Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026, Bawaslu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu semakin meningkat. Dengan partisipasi publik yang kuat, kualitas demokrasi diharapkan dapat terus terjaga sehingga Pemilu 2029 berlangsung lebih jujur, adil, dan bermartabat.






