PESISIR SELATAN, HANTARAN.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat capaian positif dalam pelaksanaan anggaran tahun 2026. Hingga pertengahan Semester I, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola lembaga tersebut telah mencapai 65,14 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp3,4 miliar.
Capaian itu terungkap dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Pelaporan Pelaksanaan Program yang digelar di Media Center Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penting untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program kerja dan penyerapan anggaran berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Kepala Subbagian Administrasi Bawaslu Pesisir Selatan, Novalina Elsa Putri, mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Menurutnya, melalui evaluasi berkala, setiap unit kerja dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama proses pelaksanaan kegiatan.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat mengetahui progres pelaksanaan program dan penggunaan anggaran sehingga setiap kegiatan yang direncanakan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Novalina.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi, memaparkan bahwa hingga 10 Juni 2026 realisasi anggaran telah mencapai Rp2.238.249.462 atau 65,14 persen dari total pagu yang tersedia.
Ia menjelaskan, realisasi tersebut berasal dari dua komponen utama belanja, yakni belanja pegawai dan belanja barang. Untuk belanja pegawai, serapan anggaran tercatat sebesar Rp1.785.381.681 atau 67,65 persen. Sedangkan belanja barang terealisasi sebesar Rp452.867.781 atau 56,82 persen.






