Di sisi lain, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ifon Satria Can, menekankan pentingnya monev sebagai alat kontrol agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Setiap kendala yang muncul harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara terukur. Ketepatan input data dalam SiRUP juga sangat penting untuk mendukung transparansi pengadaan,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah kendala turut mengemuka, seperti ketepatan waktu pelaksanaan, kelengkapan administrasi, serta optimalisasi sistem pengadaan berbasis digital. Namun demikian, berbagai solusi juga dibahas secara konstruktif dalam rapat yang berlangsung dinamis.
Melalui monev ini, Pemko Payakumbuh berharap kinerja OPD semakin optimal, sehingga target pembangunan daerah tahun 2026 dapat tercapai secara lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*)












