Sumbar

Harapan di Ujung Pengumuman, Puluhan Calon Siswa Terancam Gagal Sekolah karena Kuota Terbatas

×

Harapan di Ujung Pengumuman, Puluhan Calon Siswa Terancam Gagal Sekolah karena Kuota Terbatas

Sebarkan artikel ini

PASAMAN,HANTARAN.co – Kecemasan menyelimuti puluhan orang tua calon siswa yang mendaftarkan anaknya ke SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping. Hingga Kamis (9/7/2026), kepastian mengenai siapa yang diterima belum juga diumumkan.

Di balik penantian itu, tersimpan kekhawatiran besar: anak-anak mereka terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA hanya karena keterbatasan kuota.

Sejak pagi, telepon seluler para orang tua nyaris tak lepas dari genggaman. Mereka terus memantau informasi dari sekolah dengan harapan nama anak mereka tercantum dalam daftar siswa yang diterima. Namun hingga berita ini diturunkan, kepastian yang ditunggu belum juga datang.

Baca Juga  dr. Muhammad Riendra Pimpin IDI Cabang Padang

Ironisnya, persoalan yang dihadapi bukan karena minimnya minat bersekolah, melainkan terbatasnya daya tampung. Di tengah semangat pemerintah menggaungkan wajib belajar 12 tahun, justru masih ada calon peserta didik yang terancam kehilangan hak memperoleh pendidikan akibat keterbatasan formasi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping, Prima Nanda, M.Pd, saat dihubungi Harian Haluan Group, Kamis (9/7/2026), mengatakan pihak sekolah masih menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat terkait kemungkinan penambahan kuota penerimaan siswa baru.

Baca Juga  Bupati Solok Serahkan Santunan Jasa Raharja untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan di Kacang

Menurutnya, sesuai formasi yang telah ditetapkan, SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping hanya diperbolehkan menerima sebanyak 51 siswa. Sementara jumlah pendaftar melampaui kuota tersebut, sehingga sekolah tidak memiliki kewenangan menambah jumlah peserta didik tanpa persetujuan dari dinas.