PADANG, HANTARAN.co— Wali Kota Padang Fadly Amran meminta keterbukaan informasi publik tidak berhenti di tingkat pemerintah kota, tetapi harus dirasakan langsung masyarakat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi pemerintah yang cepat, mudah diakses, dan jelas, mulai dari program, kebijakan, capaian pembangunan hingga persoalan yang dihadapi pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Fadly Amran saat membuka Sekolah Keterbukaan Informasi Bersertifikat 2026 Angkatan III yang digelar Universitas Negeri Padang (UNP) di UNP Hotel & Convention Center, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti camat dan lurah se-Kota Padang serta dihadiri Ketua Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat Idham Fadhli, Anggota KI Sumbar Riswandi, Senior Eksekutif UNP Ganefri, dan Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP Haris Satria.
Fadly mengapresiasi UNP dan KI Sumbar yang terus mendorong peningkatan pemahaman aparatur pemerintah mengenai keterbukaan informasi publik.
Ia menilai kecepatan pemerintah dalam merespons pertanyaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Informasi yang lambat atau sulit diperoleh, menurutnya, dapat membuka ruang berkembangnya informasi yang belum tentu benar.






