“Masyarakat ingin segera mengetahui apa yang dilakukan pemerintah, sehingga informasi harus disampaikan cepat dan mudah diakses. Melalui Sekolah Keterbukaan Informasi ini, bapak dan ibu lurah diharapkan semakin responsif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Fadly.
Medsos Kelurahan Jangan Sekadar Dokumentasi
Fadly secara khusus meminta setiap kelurahan memiliki strategi keterbukaan informasi yang jelas. Program pemerintah, terutama Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, harus diketahui masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
Menurutnya, informasi mengenai pelayanan publik, pembangunan, bantuan maupun persoalan masyarakat harus tersedia melalui petugas dan mekanisme yang jelas.
Ia juga mendorong pemanfaatan media sosial dan kanal digital kelurahan secara optimal. Kanal tersebut, kata Fadly, tidak semestinya hanya digunakan untuk mengunggah dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan pelayanan informasi bagi masyarakat.
“Lurah memiliki posisi strategis karena merupakan unsur pemerintah yang paling dekat dengan warga. Karena itu, harus ada strategi keterbukaan informasi di setiap kelurahan,” katanya.






