BeritaOlahraga

Semen Padang FC Awali Musim Dengan Poin Minus

×

Semen Padang FC Awali Musim Dengan Poin Minus

Sebarkan artikel ini
Semen Padang FC Awali Musim Dengan Poin Minus. ist

PADANG, HANTARAN.Co — Semen Padang FC harus mengawali musim Liga 2 2026/2027 dengan pengurangan satu poin akibat persoalan administratif terkait regulasi Club Licensing dan perubahan stadion homebase.

General Manager Semen Padang FC, Denny Sulthon, menjelaskan, sanksi tersebut berawal dari proses pendaftaran stadion homebase pada musim sebelumnya. Saat itu, Stadion H. Agus Salim (GHAS) Padang tengah menjalani renovasi total sehingga belum dapat didaftarkan sebagai venue utama.

Di tengah keterbatasan waktu pendaftaran Club Licensing, manajemen kemudian mendaftarkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai alternatif. Langkah itu diambil agar proses pemenuhan persyaratan lisensi klub dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu.

“Karena Stadion H. Agus Salim sedang menjalani renovasi total, sementara tenggat pemenuhan Club Licensing cukup terbatas. Maka saat itu manajemen mendaftarkan GBLA sebagai alternatif agar seluruh persyaratan lisensi klub dapat dipenuhi tepat waktu,” ujarnya, Jumat (11/9/2026)

Baca Juga  MTQN ke 41, Bukittinggi Utus 69 Kafilah

Namun, memasuki musim kompetisi saat ini, manajemen melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kebutuhan operasional dan kondisi finansial tim. Semen Padang FC pun mengajukan permohonan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengalihkan lokasi homebase.

“Permohonan kami tidak dapat disetujui operator kompetisi. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya kami memutuskan menggunakan Stadion Patriot sebagai kandang untuk menjalani pertandingan musim ini,” ujarnya

Menurutnya, keputusan menggunakan Stadion Patriot pada musim ini diambil setelah manajemen mempertimbangkan berbagai aspek, terutama efisiensi operasional dan beban finansial yang harus ditanggung klub.

“Sesuai ketentuan Club Licensing, setiap klub diwajibkan menggunakan stadion yang telah didaftarkan dalam proses lisensi. Perubahan lokasi pertandingan dari stadion yang tercantum dalam dokumen tersebut kemudian berkonsekuensi pada penerapan sanksi administratif,” katanya.

Baca Juga  Peringatan Hari Lahir Pancasila Mengenang Sejarah Berdirinya Bangsa

Denny menegaskan, pihak manajemen menerima keputusan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tata kelola kompetisi.

“Ini tentu menjadi pelajaran penting bagi kami agar ke depan pengelolaan administrasi dan seluruh proses perencanaan klub dapat dilakukan dengan lebih baik dan matang,” ujarnya.

Meski harus memulai kompetisi dengan defisit satu poin, manajemen memastikan kondisi tersebut tidak akan mengganggu fokus tim dalam menghadapi persaingan musim ini.

“Saat ini fokus kami adalah bagaimana tim bekerja maksimal di lapangan, memenangkan pertandingan, dan segera menutup defisit poin tersebut,” ujarnya. (h/dna)