Sumbar

Kapasitas Jalan Tidak Sebanding dengan Jumlah Kendaraan, Macet Masih Momok Libur Lebaran di Sumbar

×

Kapasitas Jalan Tidak Sebanding dengan Jumlah Kendaraan, Macet Masih Momok Libur Lebaran di Sumbar

Sebarkan artikel ini
kendaraan

Padang,hantaran.Co–Laju pertumbuhan kendaraan yang masuk ke wilayah Sumatera Barat (Sumbar) selama arus mudik dan arus balik Lebaran lalu tidak lagi sebanding dengan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan yang tersedia. Akibatnya, kepadatan lalu lintas masih menjadi momok bagi para pemudik yang hendak berlebaran di kampung halaman.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar mengungkapkan bahwa arus balik Lebaran tahun ini sejatinya telah melewati puncaknya sejak dua hari lalu. Namun demikian, kepadatan lalu lintas masih terasa di berbagai titik, terutama di kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

“Arus balik sudah melewati puncaknya. Namun, memang kami masih melihat adanya peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Sumbar. Untuk angka pastinya masih menunggu data dari instansi terkait yang mungkin melakukan pencatatan,” ujarnya kepada Haluan, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Dukung Sanggar Sofyani Kembali Berkiprah di Perancis

Baca Juga : Review Aplikasi Payroll Mekari Talenta Untuk Kelola Penggajian Karyawan Outlet Berbagai Lokasi

Ia mencatat puncak kepadatan arus lalu lintas di Sumbar pada masa arus balik di Sumbar terjadi pada Senin hingga Selasa (24/3/2026) malam. Dalam kurun waktu tersebut rata-rata kendaraan yang melintas dalam satu menit mencapai 100 sampai 200 unit kendaraan, didominasi kendaraan roda empat.

Akibat tingginya volume kendaraan tersebut, kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas tidak bisa terelakkan, terutama di jalur Padang–Bukittinggi. “Dalam dua hari yang lalu personel bertugas 24 jam nonstop di lapangan untuk melakukan pengaturan, dan mengurai kemacetan agar tidak berhenti total,” katanya.

Baca Juga  Harapan di Ujung Pengumuman, Puluhan Calon Siswa Terancam Gagal Sekolah karena Kuota Terbatas

Mobilitas Kendaraan Melonjak

Meski dihantam lonjakan mobilitas kendaraan, Kombes Pol Reza menyatakan capaian positif berhasil diraih dari sisi keselamatan. Angka kecelakaan lalu lintas, termasuk korban meninggal dunia mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Namun begitu, ia mengakui bahwa persoalan klasik Sumbar setiap kali Lebaran kembali mencuat. Tingginya antusiasme masyarakat baik pemudik maupun wisatawan lokal yang memadati destinasi unggulan di Sumbar, berbanding terbalik dengan keterbatasan kapasitas jalan.

“Kepadatan terjadi hampir di semua titik. Sementara kapasitas jalan kita tidak sebanding dengan arus kendaraan yang masuk. Ini yang membuat efektivitas rekayasa lalu lintas menjadi terbatas,” katanya.