SOLOK KOTA, HANTARAN.co–Suasana khidmat menyelimuti aula di Kubuang Tigo Baleh, Selasa (14/4/2026), tatkala tongkat estafet kepemimpinan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) resmi berpindah dari Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akbar, M.P kepada Dr. Rica Mega Sari, S.Pt, M.P untuk periode 2026–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat yang dipandu oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Mahaputra Profesor Muhammad Yamin Sarjana Hukum H. Suryadi Asmi, SE.MM dan disaksikan Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra, Kepala LL DIKTI Wilayah X, Ketua Badan Pembina Yayasan, Ketua Badan Pengurus, unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan harapan besar terhadap kepemimpinan baru dalam membawa UMMY semakin berkembang sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi bagi Sumatera Barat bagian selatan.
Bagi Prof. Syahro Ali Akbar, momen tersebut menjadi penutup perjalanan panjang pengabdiannya di UMMY. Pria berusia 65 tahun itu mengawali kariernya sebagai dosen tetap pada 1 Oktober 1989 dengan gelar insinyur peternakan. Seiring waktu, ia menempuh pendidikan hingga meraih gelar Magister Pertanian, Doktor, hingga Profesor, seluruhnya diperoleh selama mengabdi di UMMY.
“Saya orang UMMY asli, awal mengabdi sebagai dosen tetap dengan gelar insinyur peternakan, kemudian dapat gelar Magister Pertanian, Doktor dan Profesor selama di UMMY ini,” ujarnya yang selepas ini akan kembali mengabdi sebagai dosen di kampus tersebut.
Sejak dipercaya sebagai rektor dari tahun 2008, Prof. Syahro Ali Akbar memimpin UMMY melewati berbagai fase perkembangan. Fase panjang itu dilalui dengan suka cita. Mulai dari dosen tetap, Pembantu Rektor, kemudian diberi amanah sebagai penjabat rektor pada masa transisi kepemimpinan yayasan.
Saat jabatan rektor defenitif dipegang oleh Prof. Elvi Sahlan Ben, Prof. Syahro kembali menjadi nahkoda sebagai Dekan Pertanian, hingga diangkat menjadi Rektor pada tahun 2019 hingga 2026 ini.









