BeritaEkonomi

Apel Siaga Tandai Dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Dharmasraya, Wabup: Data Berkualitas Jadi Fondasi Pembangunan

×

Apel Siaga Tandai Dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Dharmasraya, Wabup: Data Berkualitas Jadi Fondasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Sensus
Apel Siaga Tandai Dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Dharmasraya, Wabup: Data Berkualitas Jadi Fondasi Pembangunan. ist

DHARMASRAYA, HANTARAN.Co— Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi mengawali pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui Apel Siaga yang dipimpin Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, di Halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Jumat (26/6/2026). Momentum ini menjadi penegasan komitmen daerah dalam mendukung penyediaan data ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai fondasi perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Apel Siaga tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, di antaranya Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Sekretaris Daerah Medison, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya Eriwarman, Ketua Pengadilan Agama Pulau Punjung M. Jimmy Kurniawan, serta unsur Forkopimda lainnya.

Sebanyak 243 petugas Sensus Ekonomi 2026 mengikuti apel sebelum diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan di 11 kecamatan dan 52 nagari. Pendataan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan menyasar seluruh aktivitas usaha nonpertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha berskala besar.

Baca juga : PT Pegadaian Salurkan Bantuan Sarana Belajar dan Gelar Kuliah Umum di Universitas Rokania

Baca Juga  Tujuh Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkungan Pemko Bukittinggi Dilantik

Data yang dihimpun diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Leli Arni menegaskan bahwa Apel Siaga bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya salah satu agenda prioritas nasional yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan gambaran utuh mengenai kondisi perekonomian masyarakat dan dunia usaha hingga ke wilayah terkecil,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan pembangunan, keberadaan data yang akurat menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

Apel Siaga Tandai Dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Dharmasraya

Ia menilai kualitas data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan sangat menentukan kualitas perencanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada masa mendatang.

Bagi Kabupaten Dharmasraya, lanjut Leli Arni, hasil sensus akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus sebagai bentuk komitmen menghadirkan data berkualitas untuk mendukung pengambilan keputusan.

Baca Juga  MAN 1 Bukittinggi Perkuat Transformasi Pembelajaran, Kabid Penmad Sumbar Apresiasi Gerakan Literasi

Wakil Bupati juga mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah menjadi teladan dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus, membangun pemahaman masyarakat, serta mendorong para pelaku usaha agar menerima petugas dan berpartisipasi secara terbuka dalam proses pendataan.

Kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan para camat, ia meminta agar aktif memfasilitasi, mengawal, serta memonitor pelaksanaan sensus sesuai tugas dan fungsi masing-masing sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi melalui koordinasi yang baik.

Secara khusus, Leli Arni menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Dharmasraya beserta seluruh petugas sensus yang akan bertugas di seluruh wilayah kabupaten.

Ia berpesan agar setiap petugas menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab, mengingat setiap data yang dikumpulkan akan menjadi landasan penting bagi kebijakan pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Dharmasraya. (h/mdi)