“Peserta yang lolos tahap seleksi awal menampilkan gagasan kritis dan kreativitas dalam menyoroti berbagai fenomena sosial melalui perspektif sosiologi,” katanya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa, puncak kegiatan berlangsung pada 5 Mei 2026 dan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Afriva Khaidir, yang mewakili Rektor Universitas Negeri Padang.
“Agenda ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Ketua MGMP Sosiologi Sumatera Barat, serta jajaran dosen dan juga pimpinan program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial,” ujarnya.
Wahyu menuturkan, dalam rangkaian acara, panitia juga melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah lembaga, di antaranya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, serta beberapa MGMP Sosiologi.
“Penandatanganan inilah yang menjadi bentuk penguatan sinergi dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran sosiologi,” tuturnya.
Selain kompetisi, sambungnya, Santika Synthesis 2026 menghadirkan Seminar Nasional bertema Optimalisasi TKA Sosiologi sebagai Instrumen Penguatan Critical Thinking Siswa yang diikuti guru sosiologi SMA/MA sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.
“Jadi, selain menjadi ruang diskusi akademik untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sosiologi kegiatan ini juga turut memperkuat kemampuan berpikir kritis peserta didik,” ucapnya.






