Sawahlunto, Hantaran.con— Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sekolah. Teknologi membuka banyak peluang dalam pembelajaran, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan berbagai risiko, mulai dari keamanan data, privasi peserta didik, hingga persoalan sosial yang muncul di ruang digital.
Merespons kondisi tersebut, Universitas Negeri Padang (UNP) berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi Kota Sawahlunto melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Kerelawanan Sosial Guru MGMP Sosiologi Kota Sawahlunto untuk Mengantisipasi Digital Disaster pada Warga Sekolah”, Rabu (16/9/2026), di SMA Negeri 1 Sawahlunto.
Sebanyak 50 orang guru mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas guru Sosiologi se-Kota Sawahlunto dan guru SMA Negeri 1 Sawahlunto. Para peserta diajak melihat lebih dekat berbagai risiko yang muncul seiring semakin luasnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sekolah, sekaligus memperkuat kepedulian dan kesiapsiagaan guru dalam mendampingi peserta didik.
Kepala SMA Negeri 1 Sawahlunto, Nina Susanti, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyambut baik kolaborasi antara Universitas Negeri Padang, MGMP Sosiologi Kota Sawahlunto, dan SMA Negeri 1 Sawahlunto dalam memberikan penguatan kepada guru menghadapi berbagai tantangan di tengah perkembangan teknologi digital.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Negeri Padang yang diketuai oleh Dr. Eka Vidya Putra, S.Sos., M.Si., dengan Dr. Reno Fernandes, M.Pd. dan Intan Slipillia, S.ST., M.Si. sebagai anggota tim.
Dalam sesi materi, Reno Fernandes mengajak para guru melihat kembali peran mereka di tengah perubahan lingkungan digital. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat peran guru tidak lagi terbatas pada proses pembelajaran di ruang kelas. Guru juga memiliki posisi penting dalam mengenali berbagai persoalan yang mungkin dialami peserta didik serta mengambil langkah awal ketika muncul risiko di ruang digital.






