Pendidikan

Santika Synthesis 2026 Satukan Semangat Akademik Generasi Muda

×

Santika Synthesis 2026 Satukan Semangat Akademik Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PADANG, HANTARAN.co — Semangat akademik generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia bertemu dalam gelaran Santika Synthesis 2026 yang sukses diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang pada 4–5 Mei 2026. Kegiatan berskala nasional ini menjadi sorotan setelah berhasil menghadirkan 531 peserta Olimpiade Sosiologi dari 17 provinsi dan 89 sekolah di Indonesia.

Mengusung tema Write The Vision Draw The Reality, Santika Synthesis 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga ruang kolaboratif bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan akademisi untuk bertukar gagasan serta memperkuat wawasan sosial di tengah perkembangan isu-isu kontemporer.

Ketua HMD Sosiologi Universitas Negeri Padang, Wahyu Saputra, mengatakan Santika Synthesis 2026 dirancang sebagai wadah untuk mempertemukan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis.

“Melalui Santika Synthesis 2026, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga mampu membangun relasi, kolaborasi, dan semangat belajar bersama antar generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan serta meningkatkan kesadaran sosial peserta,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga  DPRD Pessel Desak Dinas Pendidikan Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Nasi Bungkus Berulat di SMPN 7 Sutera

Kegiatan yang merupakan program kerja unggulan Kabinet Adhiraya tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Dr. Hasrul.

Pembukaan berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dan dihadiri dosen, dewan juri, peserta, serta sivitas akademika Departemen Sosiologi.

Pada hari pertama, kata Wahyu, rangkaian kegiatan difokuskan pada semifinal Lomba Poster Nasional dan Lomba Esai Nasional yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.