Untuk itu, pengamanan dan prosedur pemeriksaan akan diperketat, termasuk penerapan X-ray serta pengawasan oleh petugas keamanan bandara.
“Kami mengimbau jemaah mematuhi aturan keselamatan penerbangan dan tidak membawa barang yang dapat menghambat proses pemeriksaan,” tegasnya.
Sementara itu, Embarkasi Padang tahun ini akan memberangkatkan total 5.402 jemaah dari Sumatera Barat dan Bengkulu yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter).
Rifki menambahkan, sebagian jemaah asal Bengkulu tidak melalui Asrama Haji Padang, melainkan langsung menuju bandara dari daerah asal sesuai skema yang berlaku.
“Target kita seluruh kuota dapat terserap optimal. Jika ada kekosongan, akan diisi pada kloter berikutnya,” katanya.
Sebagai bagian dari rangkaian pemberangkatan, jemaah haji kloter pertama Embarkasi Padang dijadwalkan akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat pada Kamis (23/4/2026) pukul 16.00 WIB di Asrama Haji Tabing Padang.
Prosesi pelepasan ini menjadi momentum penting sebelum jemaah memasuki tahapan akhir persiapan menuju keberangkatan ke Tanah Suci pada dini hari.






