BeritaPadangPeristiwa

Mobil Terjun 80 Meter, Tim SAR Bergerak Cepat

×

Mobil Terjun 80 Meter, Tim SAR Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Mobil
Mobil Terjun 80 Meter, Tim SAR Bergerak Cepat. ist

PADANG, HANTARAN.Co – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (2/7/2026) malam. Satu unit mobil dilaporkan terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 80 meter mengakibatkan satu orang terjepit di dalam kendaraan.


Informasi awal mengenai kejadian diterima Basarnas Padang sekitar pukul 22.03 WIB dari seorang wartawan bernama Aldo. Berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.55 WIB saat sebuah mobil masuk ke jurang dengan kedalaman diperkirakan mencapai 80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik.

Baca juga : Dubalang Padang Selatan Diamankan Usai Curi 93 Kg Cengkeh

Baca Juga  Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, SDN 01 Campago Ipuh Kota Bukittinggi Gelar Karya P5 Bhineka Tunggal Ika


Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang langsung mengerahkan enam personel rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 22.13 WIB. Tim diperkirakan menempuh perjalanan sekitar satu jam menuju lokasi kecelakaan yang berjarak sekitar 37,8 kilometer melalui jalur darat dari kantor Basarnas Padang.


“Kami menerima informasi adanya sebuah mobil yang masuk ke jurang dan terdapat korban yang diduga masih terjepit di dalam kendaraan. Setelah laporan diterima, tim rescuer segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi sesuai prosedur operasi SAR,” ujar Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik

Baca Juga  Dankodaeral II Tinjau Lokasi Rencana Pos AL di Muara Jambu Pesisir Selatan Untuk Tingkatkan Peran Strategis Maritim

Mobil Terjun 80 Meter, Tim SAR


Dalam operasi tersebut, tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya Rescue Car Type 1, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi guna menunjang proses penyelamatan di medan yang terjal.


Meski kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 4 knot, proses evakuasi diperkirakan menghadapi tantangan karena dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang yang terbatas.


Hingga laporan awal ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui. Tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan upaya evakuasi terhadap korban serta penanganan lebih lanjut. (h/dna)

Penulis: Ramadhana