Padang

KDKMP akan Disinkronisasikan dengan Progul Pemko Padang

×

KDKMP akan Disinkronisasikan dengan Progul Pemko Padang

Sebarkan artikel ini

“KDKMP akan kita sinergikan dengan Program Unggulan Pemko Padang ‘UMKM Naik Kelas’ melalui dukungan perizinan, sertifikasi halal, rumah kemasan, akses permodalan, hingga distribusi produk agar UMKM semakin berkembang. Kini, solusi permodalan, gerai pemasaran, dan sarana distribusi telah tersedia, tinggal bagaimana semua pihak bersama-sama memastikan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi nasional berbasis kebersamaan dan gotong royong.

“Ekonomi kita dibangun atas asas kekeluargaan, di mana yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. Karena itu, koperasi dan UMKM harus diperkuat, salah satunya melalui keberadaan KDKMP,” ujar Presiden.

Baca Juga  Pemko Padang Dorong Peningkatan Pengelolaan Manajemen Risiko di Lingkungan OPD

Presiden juga menyebut operasionalisasi 1.061 KDKMP sebagai prestasi besar bangsa Indonesia karena mampu diwujudkan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak konsep hingga pembangunan fisik dimulai pada November 2025.

“Program KDKMP yang terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memperkuat perputaran ekonomi desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kita semua harus menyukseskannya,” tegasnya.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus 2026.

Baca Juga  Pustaka Padang Aktif Desember, Lebih Representatif dan Nyaman

“Setiap gerai KDKMP dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seperti gerai sembako, layanan simpan pinjam, dan sarana logistik. Untuk mendukung operasionalnya, pemerintah juga merekrut puluhan ribu manajer koperasi, serta menyiapkan sistem distribusi pangan dan penguatan usaha masyarakat berbasis desa dan kelurahan,” jelasnya.