Padang

IPA Gunung Pangilun Dihentikan Sementara, 50 Ribu Pelanggan PDAM Padang Terdampak

×

IPA Gunung Pangilun Dihentikan Sementara, 50 Ribu Pelanggan PDAM Padang Terdampak

Sebarkan artikel ini

PADANG, HANTARAN.Co – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadwalkan untuk menghentikan sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa penghentian operasional sementara ini merupakan pemeliharaan rutin sekaligus pengurasan reservoir. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kontinuitas dan kualitas pasokan air bersih bagi masyarakat.

“Kami akan melakukan pengurasan bak reservoir instalasi pengolahan air yang berada di Gunung Pangilun. Ini penting dilakukan untuk membersihkan endapan lumpur, mencegah pertumbuhan lumut,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga  Debat Kedua Pilkada Pessel, HJ-RI: Kami Sampaikan Analisa Data dan Situasi, Bukan Omon-omon

Penghentian operasi sementara tersebut berdampak terhadap penurunan tekanan hingga terhentinya aliran air kepada sekitar 50 ribu pelanggan yang bermukim di pusat Kota Padang.

Setidaknya terdapat 21 kawasan yang akan terdampak, antara lain Ulak Karang Utara, Kampung Lapai, Kampung Olo, Ulak Karang Selatan, Tabing Bandar Gadang, Gurun Lawas, Lolong Belanti, Gunung Pangilun, Flamboyan Baru, dan Rimbo Kaluang. Wilayah lainnya mencakup Alai Parak Kopi, Ampang, Lubuk Lintah, Purus, Ujung Gurun, Jati Baru, Jati, Anduring, Padang Pasir, Olo, serta Kampung Jao
Oleh karena itu Hendra mengimbau masyarakat Kota Padang, khususnya di kawasan layanan pusat kota untuk segera menampung persediaan air bersih.

Baca Juga  Kejati Sumbar Gelar FGD Bahas Rancangan KUHAP, Tekan Reformasi Penyidikan Transparan dan Akuntabel

“Bagi pelanggan diimbau untuk menampung air di bak penampung atau tandon karena pengerjaan akan memakan waktu cukup lama. Kita targetkan air kembali dapat didistribusikan pada besok paginya,” ujarnya.