Di bidang kesehatan, pemerintah mengingatkan potensi peningkatan kasus ISPA, dehidrasi ekstrem, serta penyakit menular, sekaligus meminta masyarakat menjaga sanitasi.
“Kita harus waspada terhadap dampak kesehatan, terutama ISPA dan dehidrasi, serta terus menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Kepada masyarakat dan sektor swasta, Pemko Payakumbuh mengajak untuk membudayakan penghematan air dan energi listrik serta mengonsumsi pangan lokal non-beras.
“Langkah sederhana seperti hemat air dan energi akan sangat membantu menghadapi kondisi ini,” ujar Zulmaeta.
Pemerintah juga menegaskan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan.
“Kami tegaskan, tidak boleh ada pembakaran lahan maupun sampah karena berisiko memicu kebakaran yang lebih besar,” katanya.
Zulmaeta berharap seluruh pemangku kepentingan menjalankan langkah antisipatif secara disiplin dan bertanggung jawab.
“Jika kita bergerak bersama sejak dini, dampak El Nino ekstrem ini bisa kita tekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.





