Padang Pariaman, Hantaran.co – Tim peneliti Universitas Negeri Padang melaksanakan kegiatan penelitian bertajuk “Model Kepemimpinan Tuanku dalam Pengembangan Adat dan Syarak di Nagari Lurah Ampalu” pada Kamis, 9 Juli 2026, di Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.
Penelitian ini dilaksanakan untuk menggali peran, dinamika, dan transformasi kepemimpinan Tuanku dalam menjaga serta mengembangkan hubungan antara adat dan syarak di tengah kehidupan masyarakat. Kajian tersebut berangkat dari pentingnya falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai landasan kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Minangkabau.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Wali Nagari Lurah Ampalu Elfi Afrimawati, Wali Nagari terpilih Ais Syuria, Wali Korong Suryadi, Ketua Kerapatan Adat Nagari Datuk Salman Alfafisi, para Tuanku, labai, pemuka adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Nagari Lurah Ampalu.
Elfi Afrimawati menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut karena dinilai dapat membantu mendokumentasikan sejarah, nilai adat, serta kehidupan keagamaan masyarakat Nagari Lurah Ampalu. Menurutnya, peran Tuanku perlu terus dikaji dan diperkenalkan kepada generasi muda agar nilai-nilai lokal yang telah diwariskan tidak hilang akibat perubahan zaman.
Ais Syuria menyatakan dukungan pemerintah nagari terhadap proses penelitian dan pengumpulan data yang dilakukan oleh tim UNP. Ia berharap hasil penelitian dapat menjadi bahan rujukan bagi pemerintah nagari, lembaga adat, dan masyarakat dalam memperkuat hubungan antara niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta unsur pemerintahan nagari.






