AGAM, HANTARAN.Co — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam sejak Sabtu (18/7/2026) sore memicu meluapnya Sungai Batang Tumayo setelah tanggul sungai dilaporkan jebol. Kondisi tersebut menyebabkan ratusan warga di dua jorong terdampak banjir dan memaksa Tim SAR Gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi hingga dini hari. Seluruh warga yang terdampak dipastikan selamat, sementara operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup setelah situasi dinyatakan aman.
Kepala Jorong (Wali Jorong) melaporkan kejadian kepada Kantor SAR Kelas A Padang pada Sabtu (18/7/2026) pukul 19.22 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Agam memberangkatkan enam personel pada pukul 19.39 WIB menuju lokasi kejadian di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Tim Rescue tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB dan segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sebelum melaksanakan proses evakuasi. Hasil pendataan menunjukkan banjir merendam dua wilayah terdampak, yakni Jorong Kubu dan Jorong Labuah.
Di Jorong Kubu, sekitar 200 warga berhasil menyelamatkan diri melalui evakuasi mandiri. Sementara di Jorong Labuah, sekitar 243 warga juga melakukan evakuasi secara mandiri. Meski demikian, masih terdapat tujuh warga yang terjebak sehingga Tim SAR Gabungan kembali melakukan evakuasi pada pukul 22.05 WIB.
Secara keseluruhan, sekitar 450 warga terdampak banjir di Jorong Kubu dan Jorong Labuah. Seluruh korban dilaporkan berada dalam kondisi selamat.
Memasuki Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB, debit air mulai surut dan situasi di lokasi dinyatakan kondusif. Sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing. Selanjutnya, pada pukul 06.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing sebelum seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing.
Operasi penanganan banjir melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Siaga SAR Agam, BPBD Kabupaten Agam, Polri, PMI, perangkat kecamatan, perangkat nagari, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim didukung sejumlah peralatan utama, di antaranya rescue truck, peralatan SAR air, sepeda motor trail, peralatan mountaineering, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, dan perangkat komunikasi SAR.
Proses evakuasi sempat menghadapi kendala berupa hujan yang masih turun serta minimnya penerangan di lokasi. Meski demikian, seluruh rangkaian operasi dapat diselesaikan dengan aman dan seluruh warga terdampak berhasil dipastikan selamat.
Seiring kondisi banjir yang telah berangsur normal dan tidak adanya lagi warga yang memerlukan evakuasi, Kantor SAR Kelas A Padang mengusulkan penutupan Operasi SAR banjir di Sungai Batang Tumayo, Kabupaten Agam. (h/dna)






