Payakumbuh

Wawako Elzadaswarman: Pendidikan Agama Fondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Muda

×

Wawako Elzadaswarman: Pendidikan Agama Fondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Agama

PAYAKUMBUH, HANTARAN.CO — Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda.

Hal itu disampaikannya saat mewakili Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam pembukaan perayaan khatam Al-Qur’an MDTA Masjid Istiqlal di Kelurahan Labuah Basilang, Sabtu (11/4/2026).

“Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al-Qur’an dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Elzadaswarman.

Ia menekankan bahwa peran orang tua sangat strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Perkuat Pembinaan Atlet Muda melalui Minisoccer Payakumbuh League (MPL) Season 2

“Kepada orang tua, mari kita persiapkan anak-anak kita menjadi calon pemimpin masa depan dengan akhlak yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman juga menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Payakumbuh atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut, yang dinilai sejalan dengan program pembinaan karakter generasi muda.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter,” ucapnya.

Ia turut mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi saat ini membawa tantangan besar terhadap pembinaan moral anak. “Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak dengan pendidikan agama,” katanya.

Baca Juga  Setelah Tujuh Tahun, Pawai Khatam Al-Qur’an Balai Gadang Kembali Digelar, Wawako: Khatam jadi Motivasi Terus Belajar Al-Qur’an

Menurutnya, berbagai fenomena sosial yang terjadi belakangan ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih serius dalam memperhatikan pendidikan moral.

“Kita melihat ada kasus anak yang tega menyakiti bahkan membunuh orang tuanya. Ini menjadi warning bagi kita semua,” ucapnya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari menurunnya nilai moral di kalangan generasi muda, yang jika tidak diantisipasi dapat menjadi ancaman di masa depan. “Karena itu, pendidikan moral harus ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui pendidikan berbasis agama,” tegasnya.