Payakumbuh, hantaran.co — Senyum lega akhirnya menghiasi wajah ratusan pendidik dan tenaga kependidikan paruh waktu di Kota Payakumbuh. Setelah menanti selama empat bulan, gaji yang tertunda sejak Januari hingga April 2026 akhirnya cair tepat sehari sebelum Hari Raya Iduladha.
Bagi sebagian dari mereka, kabar itu bukan sekadar soal uang yang masuk ke rekening. Lebih dari itu, pencairan gaji menjadi jawaban atas kegelisahan yang selama berbulan-bulan mereka simpan di balik rutinitas mengajar dan melayani siswa di sekolah.
“Alhamdulillah, kita bisa membayarkan gaji sebanyak 153 tenaga kependidikan dan guru PPPK paruh waktu selama empat bulan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, kepada Haluan, Kamis (4/6/2026).
Menurut Nalfira, besaran gaji yang diterima tenaga kependidikan paruh waktu mencapai Rp1,2 juta per bulan, sementara tenaga pendidik memperoleh Rp1,5 juta per bulan. Pembayaran tersebut dilakukan sekaligus untuk empat bulan yang tertunda.
Di tengah suasana menyambut Iduladha, pencairan itu menjadi berkah tersendiri bagi para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini tetap menjalankan tugasnya meski hak mereka belum diterima.






