Menurut dia, setelah proses tersebut selesai, pemerintah bersama masyarakat akan melakukan pembersihan lokasi secara gotong royong, termasuk menangani puing-puing bangunan yang terbakar.
“Setelah proses penyelidikan selesai, kita akan turun bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan puing kebakaran. Untuk pembangunan rumah, insyaallah pemerintah akan membantu prosesnya,” katanya.
Zulmaeta mengatakan perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan awal. Kondisi dan kebutuhan keluarga terdampak akan terus dipantau agar proses pemulihan dapat dilakukan secara bertahap.
“Pemerintah akan terus melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak. Kita tentu berharap warga dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan baik,” ujarnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten Administrasi Umum Ifon Satria Chan, sejumlah kepala OPD, Kapolsek Kota Payakumbuh, Ketua Baznas Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, dan Lurah Padang Tiakar.
Kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Sebanyak enam rumah mengalami kerusakan berat dan berdampak terhadap enam KK atau 24 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.






