PADANG, HANTARAN.Co — Hujan yang mengguyur perairan Muara Padang pada Jumat (14/8/2026) mengiringi operasi penyelamatan ratusan penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di pintu muara. Sebanyak 306 orang akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal mengalami kandas saat hendak memasuki Dermaga Muara Padang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang menerima informasi kejadian pada pukul 18.10 WIB dari anggota KSOP Muara Padang. Kapal Mentawai Fast diketahui bertolak dari Tua Pejat, Kepulauan Mentawai, menuju Padang pada pukul 14.00 WIB. Sekitar pukul 18.05 WIB, kapal kandas di pintu Muara Padang dan para penumpang membutuhkan evakuasi.
Baca juga : Kapal TB Simponi Terbakar, Satu Kru Meninggal Dunia
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim RIB Muara Padang yang terdiri atas tiga personel langsung berkoordinasi dengan KSOP Muara Padang dan Pol Airud untuk menyiapkan proses evakuasi.
Lima menit kemudian, sekitar pukul 18.20 WIB, tim RIB tiba di lokasi dan melakukan koordinasi dengan unsur-unsur terkait. Tim rescue Kantor SAR Padang yang berjumlah 22 personel kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 18.22 WIB dan tiba sekitar pukul 19.07 WIB.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur. Pada pukul 19.30 WIB, kapal MV Mentawai Fast 2 melakukan penarikan (towing) terhadap MV Mentawai Fast 1 guna mendukung penanganan kapal yang kandas.
Upaya penyelamatan akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh 306 penumpang berhasil dievakuasi ke dermaga dalam keadaan selamat.
Seluruh Penumpang Mentawai Fast Berhasil Dievakuasi
Dari jumlah tersebut, tercatat 136 warga negara asing (WNA), 158 warga negara Indonesia (WNI), serta 12 orang anak buah kapal (ABK). Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Kantor SAR Padang, Pol Airud, Brimob, Koderal 2, BPBD Padang, Satrol, PMI, serta masyarakat. Peralatan yang digunakan meliputi RIB 02, rescue car, LCR dengan motor tempel, peralatan medis, perlengkapan evakuasi dan komunikasi, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan sedang dengan kecepatan angin sekitar 7 knot dari arah barat dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter.
Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, pada pukul 21.50 WIB dilaksanakan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuannya masing-masing.
Dengan seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan kondisi operasi dinyatakan aman, Kantor SAR Padang mengusulkan penutupan Operasi SAR kecelakaan kapal Mentawai Fast. (h/dna)






