“Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan RSUP Dr. M. Djamil. Hal ini sejalan dengan visi Kota Padang, mewujudkan kota pintar dan kota sehat. Kedua tujuan tersebut sangat sejalan dengan pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat layanan kesehatan yang modern dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dovy Djanas, menjelaskan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit saat ini hampir mencapai 90 persen. Tingginya tingkat pemanfaatan layanan tersebut menjadi salah satu alasan utama perlunya penambahan sarana dan prasarana guna meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan.
Dovy mengungkapkan bahwa RSUP Dr. M. Djamil menjadi salah satu dari delapan rumah sakit di Indonesia yang memperoleh pendanaan dalam program pengembangan layanan kesehatan nasional.
“Kita mendapatkan pendanaan untuk pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sekitar Rp1 triliun. Ada dua gedung yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap,” jelas Dovy.
Ia menambahkan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proyek pengembangan tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.
Dovy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan yang diberikan terhadap rencana pengembangan rumah sakit tersebut.






