Sepablock Telah Memenuhi Banyak Poin
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan teknologi konstruksi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki kualitas unggul,” katanya.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, menambahkan bahwa dari hasil diskusi dan peninjauan langsung, Sepablock memperoleh berbagai masukan positif dari pihak Hutama Karya. Salah satu keunggulan utama yang menjadi sorotan adalah kecepatan pembangunan.
“Dari penjelasan yang disampaikan, kami mendapat banyak masukan dari pihak Hutama Karya. Untuk bangunan huntap, Sepablock telah memenuhi banyak poin penting. Selain waktu pembangunan yang relatif singkat, sekitar 30 hari, kualitas rumah dari Sepablock juga sangat baik,” ujar Ridwan.
Menariknya, hunian berbasis Sepablock tidak lagi dipandang sebagai rumah sederhana. Menurut penilaian pihak Hutama Karya, lanjut Ridwan, kualitas yang dihasilkan sudah masuk dalam kategori rumah premium. Hal ini menjadi nilai tambah signifikan, terutama dalam upaya menyediakan hunian yang layak dan bermartabat bagi korban bencana.
“Dari penilaian pihak Hutama Karya, rumah contoh ini bukan sekadar rumah sederhana, melainkan rumah dengan kualitas premium. Artinya, melalui Sepablock, kami dapat menghadirkan huntap yang tidak asal-asalan, tetapi hunian berkelas bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ridwan menambahkan bahwa pihak Hutama Karya juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas pemanfaatan teknologi Sepablock. “Hutama Karya berharap inovasi dari PT Semen Padang ini dapat diadopsi oleh berbagai instansi dan lembaga, khususnya di Sumatera Barat, dalam pengembangan perumahan,” pungkasnya.












