Menurutnya, jaringan Pemuda Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Sumatera Barat secara lebih luas.
“Kami berharap Pemuda Muhammadiyah ikut mempromosikan kuliner khas Sumbar dan mengajak jaringan Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia memperkenalkan kekayaan kuliner daerah,” katanya.
Rapimwil tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo, Ketua PWPM Sumbar Ade Herdiwansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, serta jajaran Pemuda Muhammadiyah se-Sumbar.
Sementara itu, Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo menekankan bahwa Rapimwil tidak semata-mata menjadi forum konsolidasi organisasi. Lebih dari itu, Rapimwil harus menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, membangkitkan semangat, dan menghidupkan kembali idealisme kader.
“Rapimwil harus kita maknai sebagai momentum untuk meningkatkan spiritualitas, mengobarkan semangat, dan menyatukan kembali serpihan-serpihan idealisme,” kata Najih.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah di Sumbar. Menurutnya, kader-kader terbaik dari Sumbar perlu terus diberikan ruang untuk berkiprah di tingkat nasional dengan mengemban amanah dan tanggung jawab yang lebih besar.






