Sumbar

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya Baru Sembilan Persen

×

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya Baru Sembilan Persen

Sebarkan artikel ini

Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU turut didampingi oleh jajaran Kementerian PUPR, termasuk Dirjen SDA, serta unsur pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan ini.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri PU ke daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan seluruh masyarakat, kami mengapreasiasi dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Menteri di daerah kami untuk memastikan percepatan pembangunan SR berjalan dengan baik. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga  Legislator Pessel Soroti Dugaan Pembalakan Liar Skala Besar di Sariak Bayang

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini tengah berjalan dan diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga berterima kasih karena tahun ini Dharmasraya mendapatkan beberapa pembangunan lainnya dari Kementerian PU termasuk 1 km rigid beton dan pengaspalan Jalan Lintas Sumatera sepanjang 19 km, penanggulangan banjir timpeh dan SPAM.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, Wakil Ketua DPRD Dharmasraya, Sujito, beserta sejumlah anggota DPRD lainnya. Hadir pula Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, serta Dandim 0310/SSD, Letkol CZI Joko Stradona.

Baca Juga  Sat Polairud Polres Pessel Dapat Apresiasi atas Pelayanan Prima Selama Libur Lebaran 1446 H

Pembangunan Sekolah Rakyat ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 100 ribu meter persegi atau 10 hektare. Fasilitas yang dibangun mencakup gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, serta berbagai bangunan pendukung seperti guest house, masjid, gedung serbaguna, dapur, gudang, hingga kantin di setiap jenjang.