Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Untuk kandang Mera 2, total ayam mati mencapai 3.828,8 kilogram dengan nilai sekitar Rp74.661.600. Sedangkan pada kandang Mera 1, kerugian mencapai Rp8.960.400 dari total 471,6 kilogram ayam mati. Secara keseluruhan, total kerugian peternak diperkirakan menembus Rp83,6 juta.
Pihak peternak berharap PLN memberikan penjelasan sekaligus kompensasi atas kerugian yang mereka alami akibat gangguan pasokan listrik tersebut.
“Kami berharap ada tanggung jawab dari PLN, karena kejadian ini sangat merugikan peternak,” kata Ikmal.






