Padang

Pemko Padang Perkuat Layanan Kesehatan Inklusif Lewat Khitan Massal Anak Disabilitas

×

Pemko Padang Perkuat Layanan Kesehatan Inklusif Lewat Khitan Massal Anak Disabilitas

Sebarkan artikel ini

“Kami mengucapkan terima kasih kepada IZI dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Pendekatan yang dilakukan kepada orang tua serta jaminan keamanan dalam setiap tahapan pelayanan menjadi bagian dari implementasi Padang Melayani. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa Program Khitan Massal Disabilitas telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan dengan dukungan penuh dari MTT Sumbagteng. Program ini dihadirkan sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang setara bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Program ini kami hadirkan karena anak-anak penyandang disabilitas sering kali belum mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan khitan massal. Melalui kolaborasi bersama MTT Sumbagteng dan para mitra, kami ingin memastikan mereka memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan berkualitas,” ujarnya.

Pada tahun ini, IZI menargetkan 25 peserta. Namun hingga pelaksanaan tahap pertama, baru 10 anak yang dinyatakan lolos proses skrining kesehatan dan mengikuti tindakan khitan. Abdul Ghofur mengatakan sebagian calon peserta memilih menunda keikutsertaan karena pelaksanaan kegiatan berdekatan dengan awal tahun ajaran baru sehingga membutuhkan waktu pemulihan yang lebih optimal.

“Mengingat waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan awal masuk sekolah, sebagian calon peserta memilih menjadwalkan kembali keikutsertaannya agar memiliki waktu pemulihan yang lebih optimal. Karena itu, program ini akan kami lanjutkan hingga kuota terpenuhi. Kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki anak penyandang disabilitas untuk mendaftarkan diri melalui IZI Perwakilan Sumatera Barat,” jelasnya.

Perwakilan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Sumbagteng, Rosady, menegaskan bahwa dukungan terhadap program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Khitan massal disabilitas bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan telah menjadi budaya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Selain bidang kesehatan, MTT Sumbagteng juga secara konsisten mendukung berbagai program pendidikan, keagamaan, dan sosial bersama para mitra strategis,” ujarnya.

Baca Juga  Kementrian Kebudayaan Alokasikan Dana Rp2 Miliar untuk Museum Adityawarman