Padang

Pemko Padang Perkuat Gerakan Pilah Sampah, Siapkan Aturan Wajib bagi Rumah Tangga dan Perusahaan

×

Pemko Padang Perkuat Gerakan Pilah Sampah, Siapkan Aturan Wajib bagi Rumah Tangga dan Perusahaan

Sebarkan artikel ini

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh bank sampah atas kontribusi dan partisipasinya dalam mendukung gerakan pemilahan sampah. Berkat kontribusi tersebut, Kota Padang berhasil meraih peringkat ke-8 sebagai kota terbersih di Indonesia. Ke depan, kami mengharapkan kolaborasi dan sinergi yang semakin kuat dari seluruh bank sampah agar Kota Padang dapat meraih posisi pertama sebagai kota terbersih di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan bank sampah, Pemerintah Kota Padang akan memberikan becak motor (bentor) kepada 11 bank sampah terbaik dalam ajang Padang Rancak Award tahun ini. Sementara dukungan anggaran operasional akan dikaji sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga  Wali Kota Padang Dorong Inovasi dan Sinkronisasi Program Unggulan dalam RPJMD 2025–2029

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) Pusat Mina Dewi Sukmawati mengapresiasi berbagai program pengelolaan lingkungan yang dijalankan Pemerintah Kota Padang, termasuk Padang Rancak Award yang dinilai berhasil meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Bank Sampah Kota Padang (ASOBSI) Eka Waty mengusulkan agar pengembangan bank sampah diperluas hingga ke lingkungan sekolah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang dihasilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Mahasiswa Unes-AAI Kawal Padang Rancak Award

Selain itu, Eka berharap Pemerintah Kota Padang dapat memberikan dukungan berupa anggaran dan kendaraan operasional bagi bank sampah.

“Kami berharap Bank Sampah di Kota Padang mendapatkan anggaran dan kendaraan operasional dari Pemerintah Kota Padang, karena selama ini operasional bank sampah bergantung pada persentase hasil penjualan sampah yang dinilai belum mencukupi,” katanya.