Sumbar

Pembabgunan KNMP di Sasak Ranah Pasisie Bakal Telan Biaya Rp22 Miliar

×

Pembabgunan KNMP di Sasak Ranah Pasisie Bakal Telan Biaya Rp22 Miliar

Sebarkan artikel ini

Pasbar,hantaran.co–Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mendampingi tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kegiatan survei calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie pada Rabu (8/4/2026) dan menjadi bagian penting dari tahapan awal perencanaan proyek strategis yang diusulkan untuk tahun anggaran 2026.

Plt Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Jon Endri menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh proses survei berjalan lancar, sekaligus memberikan informasi teknis dan kondisi lapangan secara langsung kepada tim KKP. Lokasi yang disurvei dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan terpadu yang mampu mendukung aktivitas nelayan secara lebih optimal.

Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini direncanakan menelan anggaran sekitar Rp22 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur penunjang yang terintegrasi, seperti pabrik es, dermaga tambat kapal, fasilitas pengolahan hasil perikanan, hingga sarana pendukung lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional nelayan, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta memperkuat rantai distribusi hasil perikanan.

Baca Juga  Wali Nagari di Tapan Pessel Diduga Tilap Gaji dan Tunjangan Perangkat

Selain itu, pembangunan KNMP juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Tidak hanya bagi nelayan, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang bergerak di sektor pengolahan dan pemasaran hasil laut. Dengan konsep kampung nelayan yang terintegrasi, kawasan ini nantinya diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan di wilayah pesisir Pasaman Barat.

Ketua tim KKP Bunyawan mengatakan bahwa saat ini masih melakukan proses verifikasi secara ketat terhadap sejumlah aspek penting, terutama terkait kelayakan teknis lokasi serta legalitas lahan yang diusulkan.

Baca Juga  Merasa Ditipu, Tiga Kakak Beradik di Padang Pariaman Somasi Mamak Kepala Waris

“Verifikasi ini menjadi tahap krusial untuk memastikan bahwa pembangunan dapat dilakukan tanpa hambatan di kemudian hari, baik dari sisi hukum maupun keberlanjutan lingkungan,”katanya.

Tim KKP juga meninjau kondisi geografis, aksesibilitas, serta kesiapan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Hasil dari survei dan verifikasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan apakah proyek KNMP di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie dapat dilanjutkan ke tahap perencanaan dan penganggaran lebih lanjut.

Pemerintah daerah berharap usulan ini dapat disetujui dan direalisasikan pada tahun 2026. Dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih, diharapkan kesejahteraan nelayan di Pasaman Barat dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.