Usai dipercaya memimpin koperasi, Datuak Andes menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan berbagai langkah strategis demi mempercepat operasional koperasi sekaligus memperkuat kontribusi sektor transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Insya Allah saya siap mengemban amanah ini. Langkah awal yang akan kami lakukan adalah mengurus legalitas koperasi ke Dinas Koperasi dan UMKM, dilanjutkan audiensi dengan Bupati untuk membangun sinergi angkutan di Pelabuhan Panasahan Painan,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar keberadaan koperasi mampu membawa dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Pesisir Selatan.
“Intinya ke depan Pessel lebih maju dan bisa membangkitkan ekonomi daerah, khususnya masyarakat Pessel. Nantinya segala kegiatan yang berkaitan dengan pelabuhan akan berada di bawah kontrak koperasi, termasuk angkutan batu bara. Semoga niat baik ini dapat berjalan lancar dan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Selain menetapkan ketua, rapat juga menyusun struktur pengurus inti koperasi yang terdiri dari sekretaris dan bendahara. Sementara posisi Dewan Pengawas diisi oleh jajaran pimpinan DPC Organda Pesisir Selatan.
Sekretaris DPC Organda Pesisir Selatan, Yusrial, menjelaskan koperasi tersebut nantinya diproyeksikan menjadi operator tunggal angkutan darat binaan Organda di kawasan Pelabuhan Panasahan.
Menurutnya, selama ini para sopir angkutan masih berjalan sendiri-sendiri sehingga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari pungutan liar hingga ketidakseragaman tarif.






