“Yang terpenting, masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya. Nantinya, para penyuluh perikanan juga akan mendampingi pembudidaya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang kembali,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan KKP yang terus mengalir sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.
Ia menjelaskan, selain bantuan sarana dan prasarana, KKP juga memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat. Bahkan, tenaga pendamping ditugaskan selama satu bulan untuk mendukung percepatan pemulihan sekaligus pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.
“Sejak masa tanggap darurat bencana, KKP telah menyalurkan berbagai bantuan stimulus kepada masyarakat. Untuk Kota Padang, pemulihan lahan sektor perikanan telah dilakukan pada area seluas 7.930 meter persegi. Bantuan yang diberikan secara bertahap hingga saat ini tentu memberikan semangat besar bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” kata Alfiadi.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi kebangkitan sektor perikanan yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan daerah aliran sungai.
“Perhatian dari Kementerian ini menjadi anugerah besar bagi Kota Padang. Sektor perikanan merupakan salah satu sektor andalan yang menopang perekonomian masyarakat. Dukungan yang diberikan pemerintah pusat, provinsi, dan kota secara bersama-sama diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan,” tuturnya.






