“Kami sudah menyampaikan kepada masyarakat saat kunjungan bersama Pak Wakil Bupati pada 30 Mei lalu bahwa pekerjaan akan dimulai pada Juni. Namun karena ada proses probity audit oleh APIP melalui Inspektorat, maka kami menunggu hasil review terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain pembangunan Jembatan Limau-Limau–Ngalau Gadang, terdapat empat proyek strategis daerah lainnya yang juga tengah dipersiapkan. Di antaranya pembangunan Jembatan Inunang di Kecamatan Batang Kapas, pembangunan Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, serta dua paket rekonstruksi jalan yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Paket rekonstruksi jalan tersebut meliputi ruas Balai Selasa–Pelangai Gadang dan Simpang Lubuak Cubadak–Pelangai Kecil di Kecamatan Ranah Pesisir pada Paket 4. Sementara Paket 5 mencakup ruas Muaro Aia Pancung Taba di Kecamatan Bayang Utara, Simpang Tabek–Taratak Tampatih di Kecamatan Batang Kapas, hingga ruas Medan Baik–Padang Panjang I di Kecamatan Lengayang.
Sebelumnya, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim telah meninjau langsung lokasi jembatan pada 30 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
Saat ini warga masih mengandalkan jembatan darurat berbahan kayu untuk beraktivitas. Jembatan sederhana itu menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat menuju kebun, sekolah, serta berbagai kebutuhan sehari-hari.






