“Dua pendekatan ini bukan untuk dibandingkan, tapi untuk disinergikan. Karena orientasinya sama, yakni kemaslahatan umat,” ujarnya.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran ahli waris keluarga pendiri YARSi serta badan penyantun YARSI yang menunjukkan dukungan kuat terhadap keberlanjutan gerakan sosial-keagamaan ini.
Ketua Panitia, Jimmi Syah Putra Ginting, mengungkapkan bahwa tema “Silaturahmi Lintas Generasi Membangun Sinergi dan Harmoni” bukan sekadar slogan, melainkan refleksi kebutuhan nyata organisasi saat ini.
“Ini bukan hanya soal pertemuan, tapi bagaimana generasi lama dan baru bisa duduk bersama, menyatukan visi, dan memperkuat gerakan. Di situlah makna ukhuwah Islamiyah yang sesungguhnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Da’wah Sumbar, Prof. Dr. Efrinaldi M.Ag, menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh organisasi. Ia berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan mampu membawa semangat pembaruan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar dakwah.
“Regenerasi adalah keniscayaan. Yang baru harus melanjutkan, sekaligus berinovasi agar dakwah tetap relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.






