Menurut Herry, SMP Negeri 25 Padang terus berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik melalui 19 kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup bidang olahraga, akademik, seni, hingga penelitian. Sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, sementara pembinaan prestasi dilakukan secara berkelanjutan bersama klub olahraga masing-masing.
“Yang terpenting adalah anak-anak memiliki cita-cita tinggi, disiplin, dan semangat juang. Prestasi tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh siswa,” tambahnya.
Veodri Ugraha Marvi mengaku terus meningkatkan intensitas latihan menjelang O2SN tingkat nasional. Peraih medali emas nomor jurus tunggal pencak silat itu menjalani latihan enam kali dalam sepekan sebagai bagian dari persiapannya.
“Saya berlatih enam kali dalam seminggu sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional pada September nanti. Terima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, terutama Bapak Kepala Sekolah, yang selalu memberikan dukungan,” ungkap Veodri.
Sementara itu, Cinta Early juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan diri. Siswi kelas IX.1 tersebut meningkatkan intensitas latihannya menjadi 15 kali dalam sepekan untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.






