AGAM, HANTARAN.co– Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut usulan Dinsos Agam, para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini tengah melaksanakan asesmen terhadap calon penerima Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Hingga saat ini, jumlah data hasil asesmen calon penerima PPSE tercatat sebanyak 548 kepala keluarga (KK). Mereka merupakan keluarga penerima manfaat (KPM) yang selama ini menerima bantuan sosial PKH dan program Sembako.
Asesmen dilakukan secara door-to-door guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Dalam proses tersebut, pendamping sosial PKH melakukan wawancara dan pengamatan langsung untuk memetakan profil keluarga, potensi usaha, minat, bakat, serta kebutuhan modal usaha yang diperlukan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam mengatakan, program PPSE merupakan langkah strategis untuk mendorong masyarakat keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial dan beralih menjadi pelaku usaha yang mandiri serta produktif.
“Melalui asesmen yang dilakukan pendamping PKH, kita dapat mengetahui jenis usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan calon penerima. Dengan demikian, bantuan yang diberikan benar-benar dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.






