“Kondisi terparah saat ini berada di Kota Padang. Ada 15 titik banjir dan tim gabungan sedang melakukan upaya evakuasi terhadap masyarakat yang berada di lokasi terdampak,” katanya.
Meski proses penyelamatan terus berlangsung, BPBD Sumbar belum dapat memastikan jumlah warga yang telah dievakuasi maupun besaran kerugian akibat bencana tersebut.
“Saat ini kami masih fokus pada upaya penyelamatan. Untuk data korban yang dievakuasi, lokasi pengungsian, maupun kerusakan yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan,” jelasnya.
Untuk memperkuat penanganan di lapangan, BPBD Sumbar telah mengerahkan personel beserta sarana pendukung. Sebanyak empat unit perahu disiapkan untuk membantu proses evakuasi, dua di antaranya telah diberangkatkan ke lokasi terdampak, sementara dua unit lainnya disiagakan.
Selain itu, sekitar 20 personel BPBD Sumbar turut diterjunkan dan bergabung dengan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD kabupaten/kota, relawan, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi juga dilakukan dengan daerah yang tidak terdampak guna memperkuat dukungan personel dan peralatan apabila situasi semakin berkembang.






