Untuk menangkap peluang ekonomi dari ribuan peserta yang hadir, panitia bersama Pemerintah Kota Padang menyediakan booth khusus bagi pelaku UMKM. Adril meyakini para pelari akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati kuliner khas Minang dan membeli produk lokal.
Sementara itu, Ketua Pelaksana BOMRun 2026, Revdi Iwan Syahputra, memastikan seluruh persiapan teknis telah memasuki tahap akhir. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memperkenalkan perlengkapan resmi yang akan diterima peserta, mulai dari jersey, medali, nomor dada (BIB), hingga perlengkapan lomba lainnya.
“Hari ini kita memperkenalkan jersey resmi yang akan kita pakai, berbagai macam ukuran dan jenisnya. Kami juga memperkenalkan jersey, medali, BIB, dan semua pernak-pernik yang akan digunakan pada puncak acara nanti. Semoga ini menjadi awal menuju suksesnya BOMRun dan suksesnya HJK Padang,” ujarnya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan BOMRun juga datang dari Wakil Ketua TP-PKK Kota Padang sekaligus perwakilan IKASMAN 3, Sri Hayati. Ia mengapresiasi peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya dan berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dari tahun 2025 sudah jauh lumayan yang ikut mendaftar. Kami berharap melalui panitia HJK, seluruh OPD dapat segera mendaftar karena kegiatan ini didukung penuh Pemko Padang. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa menjadi agenda nasional bahkan internasional,” katanya.
Ketua Umum Pelaksana Hari Jadi Kota Padang ke-357, Corri Saidan, mengatakan BOMRun menjadi bagian penting dari strategi promosi Kota Padang yang tahun ini mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”






