“Secara dominan semuanya memilih swakelola kelompok tani. Jadi anggaran yang kita turunkan itu sekaligus dengan penanamannya,” katanya.
Pemprov Sumbar kini menargetkan seluruh proses penanaman selesai sebelum akhir Mei. Bahkan target internal yang dipatok lebih cepat, yakni seluruh lahan sudah tertanam pada 22 Mei 2026.
Afniwirman berharap pemerintah kabupaten dan kota terus mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan mengingat lokasi kegiatan berada langsung di daerah masing-masing.
“Kami di provinsi sifatnya penghubung dan pengendali. Karena itu kami berharap seluruh paket kegiatan yang sudah dialokasikan ke daerah segera diselesaikan agar pemulihan pertanian Sumbar benar-benar tuntas,” tutupnya. (*).





