“Kami berharap ibu-ibu dapat menerapkan pola makan bergizi seimbang, tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bagi ibu hamil dan menyusui,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan Aisyiyah yang menjangkau hingga tingkat akar rumput, melalui kader di nagari hingga pusat, serta didukung Gerakan Aisyiyah Sehat yang mencakup edukasi sepanjang siklus hidup.
Sementara itu, Camat Palembayan, Endrisasman, mengapresiasi kepedulian PP Aisyiyah dan YAICI dalam membantu masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa dampak positif, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak, baik dari sisi gizi maupun kondisi psikologis,” katanya.
Ia mengungkapkan, trauma pasca bencana masih dirasakan oleh sebagian anak-anak di daerah tersebut.
“Banyak anak-anak masih takut saat hujan turun, bahkan ada yang tidak mau kembali ke rumahnya. Ini menunjukkan trauma mereka masih cukup dalam,” ujarnya.
Dengan adanya edukasi gizi yang disertai kegiatan trauma healing, diharapkan kondisi masyarakat, baik secara fisik maupun mental, dapat pulih secara bertahap.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa perubahan, baik dari segi mental maupun pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di Nagari Salareh Aia,” tutupnya.





