Berita

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Permakanan, Tekan Kerentanan Sosial Lewat Pemenuhan Gizi

×

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Permakanan, Tekan Kerentanan Sosial Lewat Pemenuhan Gizi

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Hantaran.co Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah, Rida Ananda menyerahkan Bantuan Permakanan triwulan I periode Januari–Maret 2026 kepada 85 penerima manfaat dari kelompok penyandang disabilitas terlantar, lanjut usia terlantar, anak terlantar, serta gelandangan dan pengemis di luar panti sosial di Komplek Perkantoran Padang Kaduduak, Dinas Sosial (28/4/2026).

“Bantuan permakanan merupakan salah satu program kunci dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial di Kota Payakumbuh, SPM Bidang Sosial mewajibkan daerah untuk memberikan layanan dasar kepada warga yang mengalami masalah kesejahteraan sosial,” ujar Sekda Rida Ananda.

Ia menambahkan, sesuai arahan Wali Kota Zulmaeta dalam rangka pemenuhan hak warga negara yang paling rentan, bantuan permakanan ini segera disalurkan agar warga Kota Payakumbuh tidak ada yang kelaparan dan tetap mendapatkan asupan gizi yang layak.

Baca Juga  Polres Pesisir Selatan Gelar Panen Raya Jagung Serentak, Dorong Swasembada Pangan di Daerah

“Kita tidak hanya memberi beras dan telur. Ada susu, sarden, kacang hijau, minyak goreng, dan gula. Ini komposisi yang kami hitung untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar selama tiga bulan. Negara harus hadir, bukan sekata, tapi dengan aksi nyata,” ungkap Rida.

Kepada para penerima bantuan, Rida sampaikan harapannya agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jangan dijual kembali, karena ini adalah hak warga negara yang diupayakan datang tepat waktu.Kita berharap semuanya tetap semangat, tetap sehat, dan jangan pernah merasa sendiri. Pemerintah Kota Payakmbuh akan terus mendampingi,” ujarnya.

Baca Juga  Respon Cepat, Dandim dan Bupati Padang Pariaman Pantau Dampak Banjir dan Longsor di Lapangan

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian rutin, melainkan bagian dari upaya membangun kemandirian warga secara bertahap.