Hendra Gunawan menegaskan bahwa pemerintah nagari berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Ia juga mendorong adanya tindak lanjut dari kegiatan ini dalam bentuk aksi nyata di tengah masyarakat.
Ia menambahkan bahwa peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah terjadinya kekerasan. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Para peserta pelatihan yang terdiri dari perangkat nagari, kader, tokoh masyarakat, serta pemuda dan pemudi, diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Mereka diharapkan mampu menyebarluaskan informasi yang telah diperoleh.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu perlindungan perempuan dan anak. Kerja sama ini dinilai penting untuk memperkuat sistem perlindungan di tingkat nagari.
Di akhir sambutannya, Hendra Gunawan secara resmi menutup kegiatan pelatihan dengan harapan ilmu yang didapat dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Durian Tinggi.
Penutupan kegiatan ditandai dengan sesi foto bersama antara peserta, narasumber, dan jajaran pemerintah nagari sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen bersama dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan Nagari Durian Tinggi semakin siap dalam menghadapi dan menangani berbagai persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan perempuan dan anak, demi terwujudnya nagari yang aman dan sejahtera.





