PASAMAN, HANTARAN.Co – Kesempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari daerah untuk berkarier di kementerian kini semakin terbuka. Namun, peluang tersebut hanya dapat diraih melalui proses seleksi nasional yang ketat dengan mengedepankan kompetensi, rekam jejak, dan kinerja.
Salah satu contoh keberhasilan itu datang dari Kabupaten Pasaman. Haryadi, S.AP, ASN pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman, berhasil lolos Seleksi Nasional Mutasi ASN Karier melalui sistem Integrated Mutasi (I-Mut) Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan resmi beralih status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Pusat di Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) mutasi dilakukan langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati H. Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Pasaman Deswin Adia Putra, Senin (6/7).
Baca juga : Dharmasraya Champions League 2026 Semakin Memanas
Kepala BKPSDM Kabupaten Pasaman, Deswin Adia Putra, menjelaskan bahwa pada seleksi nasional tersebut terdapat dua ASN Pemkab Pasaman yang mengikuti proses mutasi ke kementerian. Namun, hanya Haryadi yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga dinyatakan diterima.
“Seleksi dilakukan melalui sistem manajemen talenta nasional. Tahapannya cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, penilaian potensi, pendalaman kompetensi hingga wawancara. Dari dua peserta, hanya satu yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan,” ujarnya.
Menurut Deswin, penerapan sistem manajemen talenta ASN menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang memberikan kesempatan kepada setiap ASN berprestasi untuk mengembangkan karier tanpa dibatasi asal instansi.
Ia menambahkan, setiap kementerian memiliki standar kompetensi yang berbeda sehingga hanya ASN dengan rekam jejak, kemampuan, dan kualifikasi yang sesuai yang dapat diterima.
Bupati Welly Lepas Haryadi Mengabdi
“Manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam membangun ASN yang profesional dan berdaya saing. Ini membuktikan bahwa ASN daerah memiliki peluang yang sama untuk berkarier di tingkat nasional,” katanya.
Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Haryadi yang dinilai menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman.
“Selamat kepada saudara Haryadi. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik di tempat tugas yang baru dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Welly.
Menurutnya, mutasi ASN antarlembaga bukan sekadar perpindahan tempat bekerja, melainkan bagian dari pengembangan karier berbasis kompetensi yang kini diterapkan pemerintah.
“ASN yang memiliki integritas, kompetensi, dan kinerja baik akan memperoleh kesempatan berkembang. Ini menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Keberhasilan Haryadi juga menjadi bukti bahwa konsistensi dalam meningkatkan kapasitas diri mampu membuka jalan menuju jenjang karier yang lebih tinggi.
Sebelum bergabung ke Kementerian Koperasi, Haryadi telah meniti karier di berbagai perangkat daerah di Kabupaten Pasaman. Ia pernah bertugas di BP2KP, BKD, menjadi Kasubag Umum Kecamatan, Kepala Tata Usaha SKB, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK), hingga terakhir menjabat Kepala Seksi Pengembangan SDM dan Penguatan Kelembagaan Statistik Sektoral pada Diskominfo Kabupaten Pasaman.
Di luar tugas kedinasan, Haryadi dikenal sebagai mantan jurnalis yang aktif menulis berbagai karya ilmiah dan artikel. Ia juga merupakan alumni terbaik STIA LAN RI serta pernah mengikuti program pengembangan di Amerika Serikat.
Kreativitasnya turut melahirkan inovasi budaya melalui batik khas Pasaman bermotif “Sisiak Ikan” yang telah memperoleh pencatatan hak kekayaan intelektual.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi ASN lainnya bahwa pengembangan kompetensi, integritas, dan semangat belajar akan selalu membuka peluang untuk mengabdi lebih luas melalui sistem karier ASN yang semakin profesional dan berbasis merit. (h/ekie)






